Perhatikan 5 hal ini dulu, sebelum memilih investasi untuk masa depan Anda

Posted on

Keputusan apa yang Anda ambil di tahun 2021? Apakah Anda mulai berinvestasi? Jadi, sudahkah Anda memutuskan untuk berinvestasi? Kira-kira apa yang sudah kamu persiapkan?

Jangan hanya berinvestasi, baiklah, temanku. Ada banyak tablet, perusahaan palsu yang menawarkan produk investasi dengan keuntungan besar untuk memikat korban. Alih-alih keberuntungan, eh, dompet Anda malah kolaps.

Sebelum Anda memutuskan untuk berinvestasi, Anda harus meneliti dengan cermat informasi tentang investasi tersebut. Anda dapat membaca buku, informasi yang tersedia secara online atau bertanya langsung kepada ahlinya. Tidak apa-apa untuk menjadi sedikit rumit, tetapi pada akhirnya pikiran Anda rumit.

Berikut adalah 5 tips memilih investasi yang aman.

1. Pelajari Jenis Investasi Sesuai Kebutuhan Anda

Sebelum memulai investasi, sebaiknya pikirkan jenis investasi yang tepat untuk kebutuhan Anda. Ada banyak jenis investasi lho, bisa berupa deposito, saham, sukuk, aset, dll. Kamu lebih suka yang mana? Cobalah untuk memikirkan dan memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis investasi.
Cobalah untuk menyesuaikannya dengan rencana masa depan yang telah lama Anda pikirkan. Jangan biarkan diri Anda frustrasi atau merasa buruk.

2. Pelajari tentang sejarah organisasi dan cara kerjanya sebelum Anda bergabung

Berinvestasi terkait dengan masa depan, jadi sebelum memutuskan di mana akan berinvestasi, Anda perlu mempelajari sejarah dan aktivitas organisasi Anda. sedang membidik. Jadi pelajari sebanyak mungkin tentang detailnya agar Anda tidak salah pilih. Perhatikan juga cara kerjanya, jika organisasi mengusung skema MLM atau skema ponzi, lebih baik Anda pergi.

Juga pertimbangkan apakah lembaga tersebut berani terbuka atau transparan tentang risiko dan memiliki izin dari otoritas terkait. Pendirian Bodong umumnya tidak berizin dan lebih tertutup terhadap risiko yang akan mereka hadapi nantinya.

3. Jangan tergiur dengan segudang keuntungan yang terkadang tidak masuk akal

Tujuan berinvestasi adalah untuk mendapatkan keuntungan bukan? Tapi coba pikirkan kembali, wajarkah jika manfaatnya begitu besar hingga tak berarti?
Misalnya, dalam kasus deposito, bunga yang ditawarkan biasanya hanya sekitar 5-6% per tahun, sedangkan investasi penipuan dapat membawa Anda hingga dua atau tiga kali lipat jumlah itu per bulan, jadi jika Anda menambahkan dalam satu tahun Anda bisa mendapatkan keuntungan lebih dari 100%. Tentu saja, itu tidak masuk akal, bukan?
Bijaksanalah dalam memilih investasi, jangan serakah pada keuntungan besar pada awalnya dan akhirnya merugi.

4. Pilih perusahaan yang dapat dipercaya dan aman

Temukan perusahaan yang jelas dapat dipercaya, berlisensi, dan memiliki metode kerja yang jelas. Pengembaliannya kecil tapi masuk akal dan bisa mengamankan investasi Anda jika terjadi kecelakaan pasti melegakan. Ingatlah untuk berinvestasi di masa depan. Jangan menggadaikan masa depan hanya untuk mendapatkan keuntungan yang tidak wajar.

5. Jika perlu, konsultasikan dengan orang yang lebih kompeten. Jangan mengambil keputusan sendiri

Jika Anda benar-benar buntu atau setidaknya bingung memilih jenis investasi dan institusi mana, Anda tidak sendirian. Banyak pakar siap membantu Anda menemukan solusi. Dalam hal ini, lebih baik mencari ahli investasi daripada memutuskan sendiri. Jangan lupa, kita masih amatir, jadi jangan ragu untuk mencari informasi yang bisa memperdalam ilmu investasi kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published.